Home Artikel Survival: Mendapatkan Air Dengan Teknik Transpirasi

Survival: Mendapatkan Air Dengan Teknik Transpirasi

by admin
0 comment

Mendapatkan dan Mengumpulkan Air Menggunakan Teknik Transpirasi

Salah satu kebutuhan vital untuk keberlangsungan kehidupan makhluk hidup adalah air. Kita bisa bertahan lebih lama untuk tidak makan, akan tetapi kita tidak bisa bertahan lama untuk tidak mengkonsumsi air. Sehingga tidak berlebihan kalau air dikatakan sebagai sumber kehidupan.

Water Procurement

Water Procurement

Dalam dunia survival, haus merupakan musuh dan momok yang menakutkan. Pada kondisi survival, misalnya tersesat di tengah hutan atau gurun, kita dituntut untuk memaksimalkan penggunaan air sehemat mungkin. Kita prioritaskan kecukupan air dalam tubuh kita sehingga tidak terkena dehidrasi, daripada untuk mencukupi kebutuhan lain, misalnya untuk cuci muka, cebok, dll.

Secara teori, manusia dapat bertahan hidup tanpa air maksimal tiga sampai lima hari. Tergantung kondisi masing-masing survivor yang bersangkutan. Dengan batasan tersebut bukan bearti kita bisa bersantai menunggu sampai hari ketiga. Bahkan di hari kedua-pun kita sudah sangat tersiksa karena tidak mendapatkan air. Sehingga kebutuhan akan air bagi seorang survivor adalah mutlak adanya. Oleh sebab itu ketika seseorang sadar bahwa ia berada dalam kondisi survival maka pada hari itu juga harus segera mencari sumber air.

Banyak cara yang bisa dipakai oleh pegiat alam untuk mencari sumber air. Mulai dari cara yang mudah sampai cara yang membutuhkan skill. Artinya adalah untuk mendapatkan air tergantung dari keahlian dan kondisi seorang survivor tersebut berada. Oleh karena itu seorang survivor harus mampu membaca tanda-tanda dan potensi alam di sekitarnya. Sehingga bisa menentukan cara apa yang akan dipakai untuk menemukan air.

Cara paling mudah adalah mencari air di sungai, danau atau sumber air semisalnya. Kemudian kalau tidak ada bisa mencoba mencari sumber air lewat tanaman yang ada di sekitar kita. Seperti buah kelapa, akar liana, pohon pisang, kantong semar, tebu, dan lain sebagainya. Sampai kalau memang tidak menemukan air, maka bisa menggunakan teknik lain yang membutuhkan skill, pengalaman, dan kesabaran dalam mempraktekannya.

Water Procurement Teknik Transpirasi

Mencari air dengan teknik Transpirasi adalah sebuah teknik mencari atau mendapatkan air dengan cara transpirasi. Transpirasi merupakan proses pengeluaran air oleh tumbuhan dalam bentuk uap air ke alam bebas. Inti dari teknik ini yaitu cara mendapatkan air dari uap air yang dikeluarkan oleh green vegetation (tanaman hijau) sehingga berubah menjadi air segar.

Teknik ini memanfaatkan proses kondensasi tanaman hijau. Yaitu sebuah proses berubahnya uap air menjadi titik-titik air. Sehingga teknik ini disebut juga sebagai teknik kondensasi. Teknik ini tergolong paling mudah dalam dunia survival walaupun memang perlu menggunakan peralatan dan keahlian.

Teknik Pertama: Very Easy

Water Procurement Very Easy

Water Procurement Very Easy

Peralatan yang dibutuhkan: kantong plastik besar, tali rafia, batu atau ranting pohon dan obat penetralisir air.

Langkah pertama: kita cari green vegetation/tanaman hijau yang ada tanda-tanda daunnya mengandung banyak air. Untuk mendeteksinya bisa dilihat dari bentuk daun yang tebal dan berair. Pastikan daun tumbuhannya tidak berbulu dan tidak berbau tajam. Karena biasanya air hasil transpirasi dari daun tersebut mengandung zat yang tidak baik jika dikonsumsi.

Kedua: kumpulkan beberapa tangkai menjadi satu. Usahakan kita pilih tangkai yang daunnya lebat. Kita bersihkan kotoran yang ada pada tangkai daun tersebut.

Ketiga: bungkus daun beserta tangkainya dengan plastik yang sudah kita siapkan. Pastikan plastik terisi penuh daun segar agar air yang nanti dihasilkan bisa maksimal.

Keempat: agar uap air tidak keluar, kita pastikan plastik tertali dengan kuat dan rapat. Kemudian kita beri pemberat, bisa dengan batu atau ranting pohon di salah satu ujung/pojok plastik dengan cara menalinya. Tujuan kita memberi pemberat ini adalah agar air yang dihasilkan bisa terkumpul di bagian bawah plastik. Lakukan teknik pembungkusan ini di beberapa pohon yang berbeda agar hasil airnya bisa maksimal.

Kelima: untuk mendapatkan hasil yang maksimal kita biarkan daun yang terbungkus plastik tersebut seharian penuh, keesokan harinya baru kita ambil hasilnya.

Keenam: selanjunya kita buka ikatan di masing-masing plastik. Kemudian air yang sudah terkumpul dari beberapa plastik kita tempatkan di satu wadah. Kita biarkan sampai kotoran yang ada di dalamnya mengendap di bawah.

Terakhir: kita pisahkan air bersih hasil pengendaan dari kotorannya. Kemudian kita saring dan kita sterilisasi dengan obat penetral air. Selanjutnya air bisa langsung diminum atau dimasak terlebih dahulu.

Teknik Kedua : Easy

Water Procurement Easy

Water Procurement Easy

Peralatan yang diperlukan: plastik besar, wadah penampung air/nesting, cangkul, dan batu-batuan.

Untuk menghasilkan air, teknik ini tidak hanya memanfaatkan proses transpirasi saja melainkan dilanjutkan proses kondensasi. Teknik ini disebut juga teknik Water Solar Still. Adapun langkah langkahnya adalah sebagai berikut.

Pertama: galilah lubang di tanah dengan ukuran kedalaman dan diameter kira kira 90 cm.

Kedua: tempatkan wadah sebagai tempat penampung air, tepat di tengah tengah lubang.

Ketiga: tutup rapat lubang tersebut dengan plastik yang telah kita sediakan. Sebelum lubang ditutup tambahkan green vegetation/tanaman hijau yang segar supaya bisa memaksimalkan hasil produksi air.

Keempat: taruh batu kecil tepat di tengah tengah plastik bagian luar. Hal ini dilakukan agar air yang dihasilkan bisa terkonsentrasi di bawah batu tersebut. Sehingga air bisa menetes masuk tepat ke wadah penampung air yang sudah kita taruh di dalam lubang tanah.

Kelima: setelah sehari penuh kemudian kita buka plastik penutupnya dan kita ambil air yang dihasilkan. Kemudian kita sterilisasi dan kalau memungkinkan airnya kita masak terlebih dahulu.

Selamat mencoba semoga bermanfaat. Salam kompak dibagi rata. (Alim Puspianto, M.Kom)

Rekening Donasi:
SAR HIDAYATULLAH JAWA TIMUR
Bank Muamalat 3150010687 a/n SAR HIDAYATULLAH JAWA TIMUR
Konfirmasi 0812 1212 0005 (Abu Dzaga)

☆☆☆☆☆☆☆☆☆
SAR Hidayatullah Jawa Timur
Kampus Pesantren Hidayatullah Surabaya
Jl. Kejawan Putih Tambak VI/1 Surabaya 60112
Phone. 031 – 5939749, Fax 031 – 5992813,
☆☆☆☆☆☆☆☆☆

Follow IG: @sarhidayatullahjatim
Facebook : Sarhidayatullahjatim
E-mail : sarhidayatullahjatim@gmail.com
Website : www.sarhidjatim.com
Location : Surabaya, East Java, Indonesia, South East Asia

#sarhidayatullah
#sarhidayatullahjatim
#sigab
#pedulibencana
#pedulisentani
#pedulijayapura
#peduliyogyakarta
#pedulilombok
#pedulipalu
#peduliindonesia

You may also like

Leave a Comment