Home SAR Hidayatullah JATIM SAR Hidayatullah Jatim: Koordinasi dan Konsolidasi Diklatsar Rayon Madiun

SAR Hidayatullah Jatim: Koordinasi dan Konsolidasi Diklatsar Rayon Madiun

by admin
0 comment

NGAWI (www.sahidjatim.com) – Perkuat koordinasi dan konsolidasi team SAR Hidayatullah Jawa Timur lakukan kunjungan dan sharing ke SAR Hidayatullah rayon Madiun, 27 Juli 2019.

Jawa Timur merupakan salah satu wilayah di Indonesia yang mempunyai potensi bencana cukup tinggi. Mulai dari potenasi bencana longsor, gunung meletus, gempa dan lain sebagainya. Bahkan di beberapa daerah Jawa Timur ada yang menjadi sasaran rutin target bencana banjir. Tepatnya di daerah daerah yang dialiri sungai Bengawan Solo. Maka dari itu Search And Rescue (SAR) Hidayatullah Jawa Timur sebagai salah satu lembaga relawan yang fokus dibidang pencarian dan pertolongan tentunya harus menyiapkan diri dan membekali seluruh anggotanya agar memiliki pengetahuan dan skill yang terstandar. Selain itu jalur koordinasi dan intruksi antar anggota SAR Hidayatullah Jawa Timur juga harus lancar dan cepat. Harapannya ketika bencana itu benar benar terjadi, team SAR Hidayatullah Jawa Timur sudah siap, tanggap dan sigab meresponnya.

Persiapan Diklatsar Rayon Madiun

Dalam rangka menjawab realita tersebut, SAR Hidayatullah Jawa Timur meluncurkan satu program khusus yaitu mengaktifkan SRU (SAR Unit) di tiap daerah.  Teknisnya yaitu dengan mengadakan diklat SAR Hidayatullah di tiap rayon di Jawa Timur. Sebagai bentuk keseriusan kesiapan dalam mengawal program ini, para pengurus SAR Hidayatullah Jawa Timur melakukan koordinasi di masing masing rayon. Seperti yang telah dilaksanakan pada tanggal 27 Juli 2019, pengurus SAR Hidayatullah Jawa Timur berkunjung melakukan koordinasi program, konsolidasi dan persiapan diklat SAR Hidayatullah di rayon Madiun. Rayon Madiun ini wilayahnya meliputi Madiun, Ngawi, Nganjuk, Magetan dan daerah sekitarnya. Kegiatan tersebut bertempat di Pondok Pesantren Hidyatullah Ngawi.

Kordinasi dan Konsolidasi Diklatsar Rayon Madiun

Kordinasi dan Konsolidasi Diklatsar Rayon Madiun

Alim Puspianto, Ketua SAR Hidayatullah Jawa Timur menerangkan bahwa diadakan diklat SAR Hidayatullah di rayon Madiun ini menjadi hal yang sangat urgent. Mengingat jumlah anggota SAR Hidayatullah di daerah Madiun masih minim. Rayon Madiun juga termasuk daerah yang mempunyai tingkat kerawanan bencana cukup tinggi. Salah satunya adalah potensi bencana banjir, seperti yang terjadi di Ngawi beberapa bulan lalu. Harapan kedepan, team SAR Hidayatullah yang ada disekitar bencanalah yang bergerak lebih cepat untuk memberikan pertolongan di tengah masyarakat .

Diklat di Madiun ini menjadi sangat urgen untuk segera dilaksanakan karena team SAR Hidayatullah disini masih sangat terbatas. Padahal rayon Madiun ini termasuk daerah dengan tingkat kerawanan bencana tergolong tinggi. Kemarin di Ngawi kan juga banjir agak besar. Nah kalau disini ada banyak anggota SAR Hidayatullah, pasti penangannya akan lebih cepat”. Terangnya.

Gayungpun bersambut, Rayon Madiun menyambut antusias rencana kegiatan diklat SAR Hidayatullah tersebut. Sebagimana disampaikan Galih selaku anggota SAR Hidayatullah Ngawi yang sekaligus ditunjuk sebagai ketua panitia diklat SAR. Galih berkomitmen dan serius mensukseskan agenda diklat SAR Hidayatullah tersebut. Bahkan dia langsung tancap gas untuk segera mengkonsep dan mempresentasikan rencana diklat tersebut di forum rayon Madiun.

Kami sangat senang sekali dan menyambut rencana diklat ini dengan penuh harap. InsyaAllah agenda ini akan segera saya presentasikan di forum rayon”. Tuturnya

Selain rayon Madiun ada satu rayon lagi yang sudah menyatakan kesanggupan dan keseriusan melaksanakan diklat SAR Hidayatulah. Yaitu rayon Tapal Kuda yang daerahnya meliputi, Situbondo, Bondowoso, Probolinggo, Jember dan daerah sekitarnya.  Selanjutnya secara teknis agenda diklat diserahkan ke masing masing rayon untuk menyempurnakan. Dari PW SAR Hidayatullah Jawa Timur hanya mengalokasikan waktu sekitar bulan Desember tahun ini. Adapun rayon mana yang akan melaksanakan diklat terlebih dulu, itu kembali kepada kesiapan masing masing rayon. SangPejuang

You may also like

Leave a Comment