Home SAR Hidayatullah JATIM SAR Hidayatullah Jatim Ikuti Pelatihan Outbound Training Berbasis Kompetensi

SAR Hidayatullah Jatim Ikuti Pelatihan Outbound Training Berbasis Kompetensi

by admin
0 comment
SAR HIDAYATULLAH JATIM

SAR HIDAYATULLAH JATIM

SURABAYA (www.sarhidjatim.com) – Tidak puas hanya sekedar menjadi fasilitator outbound seperti kebanyakan, SAR HID AYATULLAH Jatim melalui unit usaha Comb4t Outbound Team delegasikan anggota mengikuti pelatihan “Mendesain Outbound Training Berbasis Kompetensi”. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Tranceformasi Indonesia tersebut berlangsung di Fave Hotel Rungkut, Surabaya pada Selasa (14/01).

Comb4t outbound team sebagai salah satu unit usaha dari SAR Hidayatullah Jawa Timur yang bergerak dibidang outbound training, terus berupaya meningkatkan keahliannya untuk menjadi fasilitator outbound yang profesional dan berkompeten. Hal tersebut terbukti dengan keaktifan SARHID Jatim dalam mendelegasikan anggotanya ke berbagai pelatihan dibidang outbound. Kali ini SARHID Jatim mendelegasikan 3 anggota Comb4t outbound team untuk mengikuti pelatihan Outbound Training Berbasis Kompetensi.

Satu hal yang menarik dalam pelatihan tersebut adalah peserta tidak hanya dibekali kemampuan menjadi fasilitator outbound training yang profesional, namun lebih dari itu. Peserta diajak untuk menyelami dunia outbound lebih jauh bahwa outbound ternyata tidak hanya berfungsi sebagai aktifitas senang senang semata. Outbound juga tidak hanya berfungsi sebagai salah satu sarana belajar saja. Dibalik aktifitas outbound yang menyenangkan, penuh tantangan dan pembelajaran tersebut ternyata juga ada outbound berbasis kompetensi yang akhir akhir ini sedang hangat diperbincangkan di kalangan outbounder.

Bobby, Senior Fasilitator and Trainer Tranceformasi Indonesia dalam pemaparanya menyampaikan bahwa seiring kebutuhan Sumber Daya Manusia unggul yang kian meningkat, kegiatan outbound sudah menjadi sebuah kebutuhan bagi lembaga ataupun perusahaan. Karenanya, dia mengajak seluruh peserta pelatihan yang sebagian besar adalah fasilitator outbound untuk meningkatkan level dari outbound training biasa menjadi outbound training yang berbasis kompetensi.

SAR HIDAYATULLAH JATIM Training OutBound

SAR HIDAYATULLAH JATIM Training OutBound

Permintaan SDM unggul kian meningkat, permasalahan lembaga atau perusahaan juga kian  kompleks sehingga kegiatan outbound sekarang ini sudah menjadi sebuah kebutuhan bagi lembaga atau perusahaan. Karena itulah sebagai outbounder sudah saatnya kita menaikkan level dari outbound yang biasa saja menjadi outbound yang berbasis kompetensi sehingga tidak diragukan lagi kemampuannya dalam membantu menyelesaikan permasalahan  yang dihadapi lembaga atau perusahaan tersebut” ungkapnya.

Setelah tools tentang konsep outbound berbasis kompetensi dijelaskan dan diberikan kepada seluruh peserta pelatihan, diakhir pelatihan seluruh peserta disuruh mendesain  sebuah outbound training berbasis kompetensi untuk sebuah perusahaan. Perusahaan yang dimaksud sudah dijelaskan secara detail baik konsep maupun kondisi  permasalahan yang sedang dihadapi perusahaan saat ini.  Hal inilah yang menjadi satu garansi bahwa setelah mengikuti pelatihan tersebut, seluruh peserta sudah siap dan mampu untuk menawarkan sebuah konsep outbound training berbasis kompetensi ke perusahaan perusahaan.

Ditemui ditempat terpisah, Alim Puspianto selaku ketua SAR Hidayatullah Jawa Timur menjelaskan bahwa keikutsertaan 3 anggotanya dalam kegiatan ini semata mata untuk meningkatkan skill, khususnya skill mengkonsep sebuah kegiatan outbound. Harapanya  comb4t outbound team yang merupakan unit usaha yang dimiliki oleh SARHID Jatim ini bisa lebih profesional dan bisa mengikuti perkembangan zaman serta mampu memenuhi permintaan outbound dari lembaga atau perusahaan.

Alhamdulillah Comb4t Outbound Team yang merupakan bagian dari unit usaha yang dimiliki oleh SAR Hidayatullah Jatim bisa mengirimkan 3 anggota dalam pelatihan Mendesain outbound training berbasis Kompetensi ini. Tujuannya ialah untuk meningkatkan keahlian dan keilmuan anggota tim dalam melaksanakan tugasnya. Sehingga para tim nantinya tidak hanya bisa mengemas atau mendesain kegiatan outbound training yang biasa biasa saja namun juga bisa mendesain outbound yang berbasis kompetensi sesuai dengan kebutuhan lembaga atau perusahaan”. Ujarnya. (Sang Pejuang)

You may also like

Leave a Comment